Assalamualaikum Wr Wb
Proses akulturasi dapat dengan mudah terjadi di suatu daerah karena adanya interaksi sosial yang baik antara si pembawa kebudayaan dan si pendukung kebudayaan. Namun, jika proses akulturasi tersebut terjadi di suatu daerah yang memegang teguh terhadap ideology ataupun kepercayaan dengan amat sangat fanatiknya, maka unsur kebudayaan tidak dapat diterima disana karena di anggap tidak sesuai bahkan bertentang dengan kepercayaannya. Proses akulturasi dapat terwujud jika kebudayaan itu di anggap bermanfaat bagi masyarakat pendukung (si penerima) kebudayaan tersebut dan sesuai dengan kebudayaan yang telah mereka miliki. Sebut saja masyarakat badui dalam. Kebudayaan luar sulit untuk masuk ke daerah mereka, karena mereka telah memiliki suatu kebudayaan dan terus diwariskan pada generasi mereka karena dianggap bermanfaat untuk kehidupan mereka.
Dari sini dapat saya simpulkan bahwa akulturasi adalah perpaduan dua unsur kebudayaan atau lebih menjadi kebudayaan yang baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli melalui waktu yang cukup lama.


Memang, kemajuan Ilmu Pengetahuan sangat dimanfaatkan “sebaik-baiknya” oleh masyarakat/bangsa Eropa untuk mendidik masyarakat luar Eropa. begitu pula khususnya dengan perkembangan Antropologi, dengan mempelajarinya lebih dalam maka bangsa Eropa dapat memanfaatkannya sebagai “jalan” untuk mengeksploitasi wilayah yang mereka inginkan. melalui ilmu Antropologi pula bangsa eropa dengan mudah mempelajari kelemahan-kelemahan yang dimiliki “mangsanya” agar mudah untuk mereka “bina” sesuai dengan apa yang mereka harapkan. seandainya sejak zaman dulu, ilmu Antropologi dipelajari dan dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya maka akan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perkembangan manusia yang “dibina” masyarakat eropa tersebut.
Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari masyarakat secara menyeluruh baik dari sudut sosial maupun budayanya. Antropologi juga dapat digunakan sebagai wadah untuk menyelesaikan masalah kelompok sosial/etnis yang sedang berselisih melalui kajian sosial dan budayanya. Antropologi mencoba menjelaskan adanya perbedaan dari segi sosial dan budaya di dunia,tetapi yang terpenting dalam antropologi adalah memahami persamaan antara sistem sosial yang bermacam-macam jenisnya itu dalam konteks hubungan kemanusiaannya.